[Korean Drama] Sinopsis – Blood Episode 1

image

Sinopsis drama pertama yang aku buat, dedicated for Ahn Jae Hyun dan pecinta drama Korea. ♡♡♡

Tayang
senin, 16 Februari 2015 (KBS KOREA)
Senin, 2 Maret 2015 (KBS WORLD)
_________

Diawali dengan mobil jeep yang pergi ke suatu tempat mengerikan yang jauh dari kota.

Setelah sampai, seorang pria dengan jas dokter dan bercadar turun dan memasuki reruntuhan gereja dengan makam di dalamnya. Di salah satu nisannya terdapat tulisan “Dont seek dath. Death will seek you out.”

image

Kemudian pria bercadar itu mulai menggali. Dan kemudian terlihat beberapa tulang vampire dengan tulang tengkorak yang menunjukkan gigi taring dan beberapa sobekan pakain.

-Republik Kochenia, Wilayah Sobocke-

Mobil jeep dan pria bercadar memasuki wilayah peperangan. terlihat para militer memindahkan beberapa pasien ke mobil. Setelah turun, dan tararaaaa~ ternyata pria bercadar adalah Ahn Jae Hyun a.k.a Park Ji Sang. ^^

Dokter Park bersama semua orang dan relawan diminta untuk pindah ke wilayah lain karena para pemberontak akan segera datang dan melakukan perlawanan.

sesama relawan yang juga berasal dari korea terus memaksa untuk pergi. namun dokter Park menolak karena ada seorang pasien anak yang harus segera di operasi meskipun kemungkinan dia selamat hanya sedikit. Ia meminta agar kawannya dan para tentara tidak khawatir dan segera pergi, karena dia tidak akan mati. hingga pada akhirnya hanya tinggal dokter park dan pasien anak saja yang ada di lokasi tersebut.

Namun untuk mencapai ruangan operasi Park Ji Sang harus melewati tumpukan barang yang menggunung. setelah itu park ji sang meminum suatu obat (mungkin obat kuat *duh* salah. obat pengontrol hehehe) dan syuut syuut.. dia meloncati barang2 tesrsebut hingga sampai ke ruang operasi.

Operasi berjalan dengann lancar. namun sayang para pemberontak sudah mulai memasuki gedung yang merupakan bekas rumah sakit tersebut.

setelah selesai operasi ‘sendirian’nya itu (menurut pengalaman lihat film kedokteran sih.. normalnya operasi membutuhkan ahli anastesi dan asisten paling tidak ada tujuh orang medis yang ada di dalam ruang operasi). Park Ji sang menarik pasienya keluar ruangan dengan tenangnya. padahal didepannya ada para pemberontak yang bersenjata lengkap.

dengan berbahasa setempat (kochenia) PJS mengaku kalau dia adalah dokter relawan dari sekolah kedokteran Muechen, Jerman. Dia meminta para pemberontak pergi dengan alasan kemanusian dan dengan gaya coolnya. PJS bahkan mengancam ini kesempatan terakhir kalian. WOW banget dah.

image

Tapi yah namanya pemberontak, mereka pikir PJS cuman main-main. Setelah mendorong pasien kembali ke ruang oprasidanmenghadap belakang  PJS mulai ditembaki dengan puluhan peluru. seperti manusia normal lainnya PJS terjatuh tetelungkup seperti orang mati pada umumnya (tapi ga berdarah loh).

image

Para pemberontak mulai mendekat dan Buuum bag bug bag!! mereka KO dipukuli PJS yang udah mulai dirasukin sama jiwa vampirenya.

Pokoknya keren banget. (ga sanggup ngegambarin dah liat langsung aja kalo ga percaya) hehehehehe..  normalnya vampire akan bermata merah, tapi khusus PJS dia matanya hijau. mungkin dia vegetarian kali yah.. lol.

image

PJS: ” I’m Vampire”
PJS terinfeksi suatu virus bernama VBT-01 yang di tularkan dari generasi ke generasi yang memungkinkan dia hidup lebih lama dan memiliki kekuatan supranatural yang tidak dimiliki manusia lain. ketika virus itu terkena orang dewasa pertumbuhan mereka akan berhenti dan tetap pada tahun itu. Namun ketika virus itu ada di tubuh anak-anak dia akan mulai berhenti berkembang 6-7 tahun dari masa remajanya. Dan dia hidup diantara kehidupan dan kematian.  meskipun demikian, dia ingin menjadi manusia normal seperti pada umumnya.

Kemudian diperlihatkan PJS yang berada di atap gedung, memandang kota di malam hari dengan tatapan penuh harap.

-1979 US Tennessee Moore County-
Malam Halloween

Terlihat seorang Vampire kecil berlari ke suatu rumah dan berteriak “Trick or treat”.
Keluarlah seorang pria korea / Mr. Park, dan bertannya kenapa kamu datang terlambat.
Daniel/vampire kecil tersebut mengaku karena dia sedikit tidak enak badan. setelah ia mendapatkan permen cukup banyak dia segera berlari pulang. namun ditengah jalan dia ditabrak oleh dua orang misterius berjubah hitam. suasananya mulai serem..

kedua pria tersebut masuk ke rumah Mr. Park tadi dan mulai memukuli. Mr. Park yang tersudut mulai berubah wujud menjadi vampire. namun sayang dia kalah kuat. kedua pria berjubah kemudian mendengar suara tangisan bayi dari lantai atas rumah. dan berusaha mencari tau. namun sayang itu hanya rekaman kaset. (duh suasananya keinget film Harry potter banget waktu Voldemort ngebunuh orang tua Harry *abaikan)

disisi lain terlihat seorang waita mengendarai mobil sambil menangis bersama bayinya.

setelah mr. park kalah, datang pria (yang terlihat normal) dan bertanya “dimana sun young dan jason?” ini semua salahmu karena kabur dan memiliki anak. jadi dia tidak bisa berbuat apa-apa. mr. park terus memohon untuk membiarkan istri dan anaknya pergi dan membunuhnya saja. sehingga mr. park disuntik mati dengan cairan berwarna kuning oleh kedua orang berjubah tadi.

image

kembali ke schene dimana sun young yang menhentikan mobilnya karena tau bahwa suaminya telah mati. ternyata sebelum dia kabur, mr. park memang sengaja meminta istrinya untuk membawa anaknya pergi sebelum mereka tertangka. sun young meminta agar mereka bertiga pergi bersama. namun ditolak oleh mr. park karena ini adalah hadiah terakhir yang bisa dia berikan untuk Jason.

-1994 Pulau Jeju-

Pagi yang cerah di pulau jeju terdengar suara alarm dan seorang remaja laki-laki (ganteng) bangun dari tidur. dia pergi ke pekarangan rumah dan mencoba memberi makan seekor rusa yang terluka kakinya.

“makanlah, setelah sembuh kau bisa pergi dari sini. setidaknya kau lebih beruntung dari aku, setelah kau sembuh, kau punya kesempatan untuk pergi kemanapun kau suka”

tak beberapa lama PJS muda dipanggil oleh ibunya, diajak untuk sarapan pagi. namun dengan tidak berselera PJS malah minta izin untuk pergi ke kota untuk membeli buku. (yaiyalah ga selera orang cuman makan selada dan paprika). Ibunya memberi izin namun dan mengingatkan PJS untuk meminum obat sebelum pergi kekota.

PJS muda berjalan-balan di tepi pantai yang meninggalkan obatnya tebawa arus. Sesampainya di toko buku  PJS mulai membaca-baca buku.

image

Namun jarak beberapa meter dari dia berdiri, seorang wanita penjaga toko tidak sengaja melukai jari telunjuknya hingga berdarah. Pemilik toko mencoba menghentikan darah yang keluar dengan tisue. Namun PJS tidak tahan dengan darah yang ia lihat, hingga ia tidak sengaja menyobek buku menjadi dua.

Setelah keluar dari tokopun bayangan darah yang menetes terus membayanginya. Dia juga melihat anak-anak seumurannya bersekolah dengan normal, hingga membuatnya frustasi. (kasian)

Sesampainya di rumah, dia home schoolin gbersama ibuknya. Dia tidak bisa berkonsentrasi meskipun ibunya sedang serius mengajar tentang cos dan sin. (aku banget hehehe). Lagi-lagi dia membayangkan darah yang tadi ia lihat. Ibunya meminta agar dia fokus pada pelajaran. Namun dia menolak, “untuk apa aku belajar ketika aku hanya hidup sendirian.”

Ibunya berkata “tentu saja kau harus belajar agar kau bisa mengenali dirimu sendiri”. namun PJS terus menolak pendapat yang menurut ibunya benar.

Malamnya terlihat mrs. Park bergelut dengan ramuan obat-obatan yang ia buat sendiri.
Namun di pekarangan rumah terlihat PJS sedang frustasi dan sedih setelah menggigit rusa miliknya. rusa yang masih sekarat tergeletak didepanya. Di mulut PJS masih terlihat darah segar rusa. Semua karena obsesi darah yang ia lihat di toko buku. Pada saat itulah ibunya melihat dan merasa kasihan.

Ketika pagi datang, PJS yang terdiam dikamarnya sejak malam, melihat tanganya terbakar ketika terkena sinar matahari, mulai frustasi lagi dan berteriak.

Kemudian ia berlari ke arah hutan dengan tak tentu arah. Ia berlari layaknya para vampire yang ada di Twilight saga (coool….. hehehe).

image

Melompati tebing dengan luka disekujur tubuh, dan jatuh ke laut. Namun masih tetap hidup ketika ia sampai di tepi pantai. Luka-luka yang ia miliki sembuh dengan sendirinya, membuat ia semakin frustasi.

PJS kemudian berjalan seorang diri di malam hari kekota. Ia tidak mau minggir ketika ada rombongan mobil preman lewat. Seorang preman turun dan menyuruh PJS minggir, namun dia tetap diam saja. Preman mulai memukul, namun dihindari oleh PJS. Preman yang kesal kembali memukul namumn malah dia yang terlempar karena pukulan Jisang.

Di kantor Polisi terlihat para preman yang babak belur. Mereka mengaku bahwa mereka dipukuli oleh jisang, dan bilang bahwa jisang semacam jet li, mereka memohon agar polisi percaya. Namun pak polisi jelas tidak percaya.

Ibu Jisang datang dan melihat semua itu, namun tidak bisa berkomentar. Dan di dalam kantor polisi itu juga ternyata ada pria berjubah hitam yang membunuh mr. Park.

Sesampainya di rumah PJS dan ibunya ngobrol, “apakah kamu bahagia setelah menunjukkan kekuatanmu?” mereka terus bertengkar. PJS kesal karena dia tidak pernah tau apa yang terjadi pada ayahnya dan kenapa ibunya selalu menutup-nutupi kebenaran. Ibunya meminta maaf, dan akan memberi tahunya ketika waktunya sudah tepat. PJS bilang, dia ingin menjadi manusia. Dia ingin, tapi dia tidak mempunyai kesempatan untuk menjadi manusia. “aku seharusnya tidakp pernah di lahirkan. Sehingga aku tidak merasakan rasa sakit ini”.

-Rumah sakit umum Universitas Hardvard, Masachusetts USA-

Terlihat seorang dokter mengoprasi pasiennya yang terkena tumor. Setelah selesai melakukan operasi ia bersantai di ruangannya dengan meminum wine. Dia mendapatkan telfon yang sepertinya dari pria berjubah yang mengabarkan bahwa sudah menemukan Jason dan ibunya. Dia meminta untuk memperhatikan mereka dulu dan melakukan hal lain.

Kmbali di hutan Jeju. PJS sedang berdoa kepada roh pohon, meskipun dia tidak mempercayainya. Disitulah para pria berjubah mengawasinya.

Disisi lain ada keluarga kecil yang sedang berjalan-jalan ditengah hutan. Sang anak perempuan yang sepertinya seumuran denga PJS terus mengomel karena mereka seharusnya pergi berlibur ke Hawaii, bukannya di Jeju. Ayahnya terus memotret dan bilang bahwa pamannya lah yang mengirim mereka berlibur ke jeju.

Disisi lain segrombolan anjing liar / srigala sedang berhadapan dengan pria2 berjubah, seolah sedang melakukan percakapan. (duh inget lagunya EXO-Wolf sama lagi-lagi Twilight si Jackob dan robongan srigalanya.. hehehe *bukan endorse*)

Keluarga Chae yeon sedang berhenti memperhatikan pohon yang dibawahnya terdapat bunga-bunga indah. Namun tanpa sepengetahuan ibu bapaknya Chaeyeon pergi mengejar kelinci hutan yang lucu. (jangan ditiru yah adik-adik :D) Ibu bapaknya mulai khawatir dan mencarinya.

Srigala mulaiberkeliaran di hutan. PJS yang dapat merasakan kehadiran srigala mulai penasaran.

Chae yeon yang baru berhasil menangkap kelinci terlihat senang. Dia berjaji akan melepaska kelinci itu nanti. Namun sayang gerombolan srigala mulai mendekat. Chaeyeon mulai panik. Ketika srigala mulai melompat menyerang Chae Yeon, PJS datang membawa tongkat untuk melawan srigala2 tersebut. Chae yeon yang msih setengah sadar hanya bisa melihat PJS diserang dan menyerang srigal. Hingga semua kawanan srigala mati.

image

Ayah ibu chae yeon didatangi oleh dia orang misterius, entah bagaimana nasib mereka.

image

PJS yang juga terluka bersandar di sebuuah pohon sambil memperhatikan Chae yeon. Darah yang berasal dari luka PJS menetes dan menjadi tanaman semak yang indah. PJS membawa Chae yeon ke dekat aliran air dan mengobati lukanya.

Setelah sadar Chae yeon bertanya ”dimana aku, apakah aku masih di hutan? kamu ini apa, apakah kamu hantu hutan?”
“yah semacam itulah” kata PJS.
“hantu apa yang bisa menjawab seperti itu, meskipun begitu terimakasih oppa”

image

Tidak beberapa lama terdengar suara tim sar yang mencari Chae Yeon. Sehingga PJS pergi, dan mengingatkan “lain kali jangan berkeliaran di hutan sendirian, karena itu berbahaya”.
PJS akhirnya pergi setelah melihat Caheyeon untuk terakhir kali.

Setelah bertemu dengan tim sar caheyeon bertanya dimana bapak ibunya. Namun tim sar tidak bisa menjawab.

Dirumah, ibu PJS mempersiapkan obat di suntik yang menyerupai obat pembunuh untuk suaminya dulu. Mungkin dia sudah punya firasat bahwa akan ada pembunuh yang datang.

Namun justru PJS yang datang dengan baju yang terkena bekas luka. PJS menceritakan apa yang terjadi di hutan kepad ibunya. Ibunya lega karena PJS berhasil menyelamatkan gadis itu. Tapi ibunya penasaran kok kelihatannya ada yang aneh. PJS mengaku bahwa dia merasakan perasaan aneh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya… Ciyeeeeeeeeeeeeeeeee~ ekhem!

Kembali ke ketua vampire. Dia meminta untuk dibawakan anak itu. Hanya tu saja. Kemudian ia memperhatikan ramuan-ramuan yang ada di lab.

PJS lagi-lagi tidak bisa tidur dan memikirkan chae yeon yang mengtakan “gomawo oppa” duh…

Paginya PJS berjalan-jalan di kota dan melihat penjual aksesoris. Ia akhirnya membeli jepit rambut bewarna pink yang sesuai dengan baju pink yang dipakai Chae yeon.

Di rumah Ibu PJS merasakan kehadiran pria berjubah. Mereka memasuki rumah. Namun ibu PJS sudah bersiap dengan obat dan melompat dari lantai dua. Namun sayang suntikannya meleset. Ia terus melakukan perlawanan. Namun kalah.

PJS yang hampir sampai ke rumah merasakan ibunya ada dalam bahaya. Ibu PJS mulai berubah menjadi vampire. Ibu jisang memintanya untuk pergi. Namun pjs malah melawan. Sehingga ibunya tersuntik obatnya sendiri. Dalam keadaan sekarat ibunya  meminta jisang untuk memejamkan matanya dan menyalakan lampu yang menyilaukan di rumahnya. Sehingga para vampire merasakan kesakitan di matanya.

PJS kemudian membawa lari ibunya ke tengah hutan. Namun sesampainya ibunya meminta ia kembali ke rumah dan melakukan suatu hal untuknya. Itu adalah jalan satu-satunya agar jisang hidup.

Para pemburu vampire tenyata masih hidup. Namun ketua vampire yang mengetahui bahwa jisang kabur lagi terlihat marah hingga memecahkan gelas wine yang dipegangnya.

Jisang akhirnya kembali ke rumah bersama ibunya, ibunya berbicara mengenai infeksi yang diderita keluarga Jisang. Ia meminta maaf dan meminta jisang kabur sejauh-jauhnya dengan membawa lukisannya.

Dikamarnya Jisang mengambil lukisan tersebut. Namun ada sebuah box yang berisi rekaman didalamnya. Ia akhirnya membakar rumahnya bersama dengan sang ibu yang ada di dalamnya. Mereka terus bertatapan ssampai api menghalangi pandangan mereka. Dengan berderai air mata akhirnya Jisang pergi.

image

Jisang kemudian melihat rekaman kaset yang dibuat ibunya di laboratorium sebuah sekolah. Ibunya menjelaskan apa yang sebenarnya ia sembunyikan.

Kembali pada saat PJS dewasa di medan perang.

-Perang Sipil Kochenia-

Terlihat para militer saling menembak dan mengebom disana sini. Namun dokter park dan temannya terus berusa mengobati. Temannya sudah tidak tahan, Dan meminta dokter park berhenti dan pergi dari tempat itu.

Dokter park kemudian menerima telfon dari seseorang “ hyung apakah kau sedang bermain video game? Wow suara tembakannya sangat real”. Dokter park bilang dia tidak ada waktu untuk bercanda dan akan menutup telfonnya. Namun temannya bilang, “hyung jangan ditutup dulu, sepertinya aku sudah tau dimana data-data itu berada. Data itu ada di rumah sakit Taemin”

PJS meminta teman dan para militer segera pindah dari tempat itu, sementara ia melanjutkan telfonnya. “lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?” tnya teman PJS dari telfon.

Terlihat dari kejaujan sebuah geranat sedang dilempar ke arah PJS berada, dan BOOOOOOM. Relawan dokter dan para militer langsung kaget dan menoleh kebelakang, melihat PJS bangun dengan sehat wal afiat setelah terlempar geranat. (kereeeeen…)

“Hello? Hyung.. apakah kau baik2 saja?” suara dari telfon. Namun PJS dengan santai melemparkan telfonnya dan terus bejalan ke depan hanya dengan beberapa luka kecil.

image

☆TBC☆

Hargai pekerjayaan saya.. bela2in bikin sinopsis ditengah skripsi.. so dont coppy paste.. and give me comment.. sorry kalau tata bahasanya kacau… lain waktu akan di kasih screen cap yang lebih banyak.. ^^
Episode berikutnya will update soon…

Meytha. 23-02-2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s